Baca Juga: Produk Emina Edukasi Skincare Melalui Smada Cup Vol.3
Sementara itu, Dila selaku pendamping Kecamatan Mandonga menambahkan, persiapan KPM sudah sampai pembuatan proposal dan asesmen. Jika lulus, mulai tahun depan BPNT atau PKH-nya mulai dinonaktifkan.
Suparmi sebagai salah satu KPM yang sanggup melepas BPNT dan beralih ke PENA juga memberikan keterangan bahwa melalui program tersebut ia berharap bisa mengembangkan usahanya.
‘’Saya punya usaha jualan kue, jadi sangat bermanfaat jika diberikan modal dari program tersebut dibanding dengan BPNT. Beberapa KPM tidak mau melanjutkan karena mempertimbangkan PKH tapi saya sendiri tidak termasuk jadi beralih saja," tandasnya. (B)
Penulis: Febry Jahra Lestiani
