Baca Juga: ANTAM Dorong Desa Mowundo jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Konawe Utara

Sebanyak 22 warga Desa Mowundo mengikuti pelatihan dengan metode praktik langsung. Setiap peserta mengelola 30 polybag yang ditanami lima komoditas utama, yaitu kangkung, sawi, tomat, cabai rawit, dan terong ungu.

Materi pelatihan mencakup persiapan media tanam, penyemaian benih, penanaman, pemeliharaan, panen dan pascapanen, analisis biaya produksi, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengenalan hama dan karakteristik musim pada masing-masing tanaman.

Metode pelatihan dirancang dengan komposisi 70 persen praktik lapangan dan 30 persen diskusi. Pola ini digunakan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan teknis dalam mengelola tanaman secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.

Dalam pelaksanaan program, ANTAM melibatkan dua petani muda lokal Desa Mowundo, yakni Saddam dan Irfan, sebagai penggerak edukasi pertanian. Keterlibatan petani lokal ini menjadi bagian dari strategi agar transfer pengetahuan lebih mudah dipahami masyarakat, karena disampaikan oleh warga yang memiliki pengalaman langsung di lingkungan setempat.