Baca Juga: PT Vale dan Warga Morowali Satukan Langkah di EnviRun 2026

Perusahaan mencatat total donasi sampah terpilah yang disalurkan mencapai empat ton setiap tahun. Untuk mendukung seluruh rangkaian program tersebut, PT Vale mengalokasikan anggaran pengelolaan sampah lebih dari Rp700 juta per tahun.

Menurut perusahaan, sistem yang dibangun di Sorowako melibatkan berbagai pihak, mulai dari karyawan, komunitas masyarakat hingga pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.

“Apa yang kami bawa ke Jakarta bukan sekadar konsep, ini adalah apa yang nyata terjadi di Sorowako. Dari rumah karyawan, ke fasilitas pengomposan, hingga warung yang memasak menggunakan gas dari sampah. Kami percaya bahwa perusahaan tambang bisa dan harus menjadi bagian dari solusi lingkungan, dan ini adalah bukti kami,” ujar Bernardus Irmanto, Presiden Direktur PT Vale Indonesia, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Partisipasi PT Vale dalam Invirotech 2026 disebut sejalan dengan agenda Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta visi Indonesia Emas 2045 yang menjadi bagian dari koridor Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.