Ia menerangkan, program jagung yang akan ditanam, bukan untuk dimakan. Tetapi, untuk industri yang bisa menghasilkan uang. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah.
"InsyaAllah, program jagung ini bisa meningkatkan kesejahteraan," timpalnya.
Tahun 2024 ini, ia pun memaksimalkan dana pengembangan jagung pada 230 hektar lahan pada APBD sebesar Rp 4 miliar. Pola pengembangannya nantinya, melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Baca Juga: Polres Muna Kejar Pelaku Penikaman di Acara Lulo
"Jangan salah maknai. Bukan ASN yang turun mencangkul, mereka cukup melakukan pendampingan. Hasil panennya nanti juga akan dibagi bersama," terangnya.
