Hingga saat ini, sebanyak 354 tenaga kerja lokal terserap, mulai dari kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, koordinator lapangan, juru masak, petugas kebersihan, tenaga keamanan, hingga pengemudi.

"Dari sisi kemitraan, tercatat 56 suplier lokal terlibat dalam program MBG, terdiri dari 11 koperasi, 1 BUMDes, 39 UMKM, serta lima suplier lainnya," urai Nadar.

Baca Juga: Puskesmas Lailangga Muna Barat Layani Cek Kesehatan Gratis Siswa SD hingga SMA

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi terus mendorong rantai pasok bahan baku semakin terintegrasi dengan potensi lokal.

“Harapan kita, supply chain MBG ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi masyarakat Wakatobi. Jangan sampai nilai tambah ekonominya justru lebih banyak dinikmati suplier dari luar daerah. Karena itu, kita dorong pertanian, perikanan, dan UMKM lokal agar bisa menjadi pemasok utama,” tegas Nadar.