Baca juga: Bangun Pasar Modern, Bupati Buton Minta Bantuan Pemerintah Pusat

"Memang ada pihak PDAM yang pernah datang. Katanya, program ini sudah terlanjur masuk se-Pulau Kadatua. Sebagai bawahan saya tidak menolak, sebab jangan sampai dituding terkesan menghalangi program pemerintah. Tapi saya sampaikan, pasang saja asal tidak dibebankan sama masyarakat,," tegasnya.

Terkait dengan data, dirinya mengaku bila pemerintah kelurahan tak pernah menyetorkan data masyarakatnya ke PDAM. Tapi faktanya, seluruh rumah di Desa Kaofe disambungkan jaringan air bersih. Bahkan rumah tanpa penghuni juga disambungkan.

"Kalau menurut saya program ini mubazir, karena kami sudah punya air 24 jam. Kita mau butuh bagaimana lagi sedang air kita disini sudah termasuk air minum. Bahkan digunakan untuk usaha galon," tukasnya.

Saat di konfirmasi, Dirut PDAM Busel, Tamrin enggan berkomentar. Yang pasti, program kebutuhan air bersih melalui program hibah air minum perkotaan tahun 2020 untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kelurahan Majapahit, Batauga, telah ia putuskan menyusul adanya keluhan dari warga setempat yang tidak menerima adanya program tersebut. Pasalnya, warga Majapahit juga telah memiliki air bersih yang bersumber dari mata air gunung. (B)