Baca Juga: Tentara Israel KlaimTemukan Sembilan Jasad Militan Palestina di Jalur Gaza Selatan
Seorang pejabat dari Fakultas Pendidikan BNU menuturkan bahwa hambatan utama pengembangan pendidikan AI adalah minimnya tenaga pengajar berkualifikasi serta kurangnya pelatihan terarah.
“Kekurangan tenaga pengajar berkualifikasi dan minimnya pelatihan khusus masih menjadi hambatan utama," ucapnya, seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (30/11/2025).
Ia menegaskan bahwa misi inti dari program baru tersebut ialah melatih tenaga pendidik dengan penguasaan teknis AI tingkat lanjut dan keterampilan pedagogis yang mumpuni.
Program sarjana Pendidikan AI di BNU memiliki struktur berbeda dibandingkan program gelar berbasis teknologi murni. Kurikulumnya menggabungkan pengetahuan inti teknologi AI—termasuk AI generatif, pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan penggalian data pendidikan—dengan fondasi ilmu pendidikan seperti teori pembelajaran, psikologi, penyusunan kurikulum, serta metode penilaian.
