Lebih lanjut, Nur Rahman mengungkapkan, hasil kakao yang dipanen hari ini adalah hasil penanaman bibit pada awal tahun 2019. Dengan begitu, kurang dari dua tahun sudah berhasil menghasilkan buah walaupun dalam jumlah masih terbatas.

Untuk Desa Powala'a, luas area tanam kakao 54 hektar dengan rincian 42 hektar pengadaan bibitnya bersumber dari APBD tahun 2018 dan 12 hektar APBDes. Dengan luas area tanam tersebut produksi Desa Powala'a untuk kakao mencapai 15 juta perminggu atau sekitar 1 sampai 2 juta perorang untuk kakao permentasi (timbang basah) ini belum termasuk kakao yang dikeringkan.

Reporter : Muh. Risal

Editor : Haerani Hambali