Dampak tersebut mulai dirasakan langsung oleh nelayan. Oscar, nelayan asal Desa Roko-Roko, mengaku proses pencarian ikan kini menjadi lebih efisien.

Baca Juga: PT GKP Catat Kinerja Lingkungan Positif Sepanjang 2025, Kualitas Air Limbah 100 Persen Penuhi Baku Mutu

“Dengan adanya rumpon ini, kami jadi lebih mudah mencari ikan. Biasanya kami harus berjam-jam mencari lokasi, sekarang sudah lebih terarah. Ini sangat membantu kami, terutama dalam menghemat biaya (utamanya biaya bahan bakar) dan waktu,” ungkapnya.

Selain meningkatkan efisiensi, keberadaan rumpon juga mendorong interaksi antar nelayan, terutama dalam berbagi informasi terkait lokasi dan waktu penangkapan.

Perwakilan Koperasi Nelayan Sejahtera Desa Teporoko, Ardan, menilai program ini menjadi langkah awal menuju sistem perikanan yang lebih terorganisir.