Baca Juga: Anggaran Pembangunan Bandara Kolaka Utara Digeser ke 2024
OPD yang mendapat pinjaman mengakui bila progres fisik masih sangat rendah yang disebabkan beberapa kendala. Antara lain, kondisi alam, material dan ketersediaan alat berat.
Fajaruddin Wunanto, Kadis Nakertrans mengaku, di instansi mengelola anggaran pinjaman kurang lebih Rp 3,4 miliar untuk dua paket kegiatan. Rinciannya, pembukaan jalan Pola-Butu di Kecamatan Pasir Putih sebesar Rp 746 juta dan penetrasi jalan Labunia sebesar Rp 2,7 miliar.
"Untuk progresnya dari uang muka 25 persen telah mencapai 40-58 persen," kata Fajar.
Mengingat masa kontrak pekerjaan akan selesai, pihaknya akan melakukan adendum pelaksanaan kegiatan.
