"Iya progresnya sudah rampung seratus persen rehabilitasi bendungan dan irigasi tersebut," ungkapnya saat ditemui oleh Telisik.id, Rabu (15/8/2023).

Untuk oknum yang tidak bertanggung jawab dalam pembalakan kayu di hulu itu, ia mengaku, akan menetapkan peraturan daerah terkait hutan lindung, sehingga nantinya Satpol PP mempunyai dasar hukum untuk mengamankan kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Karimin mengatakan, progres pembangunan bendungan dan irigasi Laanofoo berjalan sesuai target, yakni 23 Juli 2023 lalu telah rampung.

"Ada penambahan tinggi tanggul kisaran 30 centi meter," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, saat ini masyarakat di kawasan persawahan itu tengah menghadapi masa panen pasca perbaikan bendungan, saat ini debit air di bendungan tersebut meningkat, sehingga air dari bendungan telah sampai ke persawahan masyarakat.