Baca Juga: Sinergitas Pemda dan TP PKK Tuntaskan Permasalahan di Muna Barat

Terkait penggondol kayu di kawasan bendungan Laanofoo seharusnya ada pengamanan dari pihak terkait, pasalnya wilayah tersebut masih termasuk dalam kawasan hutan produksi.

Untuk anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 700 juta sebelum rehabilitasi, tetapi saat realisasi rehabilitasi bendungan anggaran meningkat mencapai Rp 810 juta, dan rehabilitasi irigasi hanya menggunakan anggaran sebesar Rp 380 juta dari target Rp 400 juta.

Selanjutnya, Ketua Kelompok Makmur, Maryoko turut merasa senang, sebab perbaikan bendungan itu yang diharapkan petani selama ini, terlebih Pj bupati sangat maksimal dalam menuntaskan pekerjaan bendungan tersebut.

"Sudah lima kali bupati ke sini untuk tinjau proses pekerjaan bendungan," pungkasnya. (A-Adv)