Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan daya saing daerah Kolaka Utara. Festival Coklat yang pertama kali digelar ini, tidak hanya menjadi kegiatan seremonial pelengkap pada momen HUT ke-20 Kabupaten Kolaka Utara, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarwarga.

Semangat kebersamaan tersebut dalam mengembangkan potensi kakao sebagai sumber kehidupan dan ekonomi daerah. Penjabat Bupati Kolaka Utara berharap Festival Coklat ini dapat menjadi agenda tahunan yang tetap ada di Bumi Patowanua.

Baca Juga: Senja Memikat di Tondasi Muna Barat

Selain deklarasi minum coklat, Festival Coklat yang mewarnai HUT Kolaka Utara ke-20 tahun ini juga menyajikan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut meliputi Focus Group Discussion (FGD), jalan santai, dan lomba kuliner berbahan baku coklat.

Pj Bupati Kolaka Utara menyatakan bahwa kegiatan ini dapat membangkitkan semangat kolaborasi dan kemitraan yang kuat antara pemerintah, masyarakat, serta para pemangku kepentingan lokal. Hal ini penting dalam mendorong pertumbuhan sektor kakao di Kolaka Utara.