KOLAKA TIMUR, TELISIK.ID - Proses pemilihan Wakil Bupati (pilwabup) Kolaka Timur terkesan jalan di tempat. Pengamat politik Sulawesi Tenggara, Dr Najib Husain menilai proses yang ada sudah tak wajar.
Salah satu alasannya, PDIP tidak kooperatif dalam menjalankan proses tahapan yang sudah ada.
Sebab sampai saat ini PDIP belum menetapkan secara resmi siapa yang diusung, sedangkan parpol pengusung lainnya yaitu Gerindra, PAN dan Demokrat telah sepakat mengusung satu nama.
Di sisi lain juga panitia pemilihan (panlih) tidak berupaya memberikan desakan kepada partai pengusung untuk mempercepat proses administrasi, dalam hal menetapkan dua cawabup dan meneruskannya ke Pj bupati.
"Kalau seperti ini kejadiannya maka partai pengusung akan seenaknya saja mengulur waktu. Dan yang akan rugi adalah rakyat Kolaka Timur karena sudah satu tahun lebih tidak memiliki pemimpin," kata Dr Najib Husain.
