Koleganya, Munsir Salam, Kordiv Pengawasan Bawaslu Sultra menerangkan, dari tujuh daerah yang melaksanakan Pilkada, Muna memiliki indeks kerawanan tinggi terhadap netralitas ASN dan politik uang. Karena itu, untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran tersebut, Bawaslu memperketat pengawasan.

"Kami tetap awasi baik secara langsung maupun di Media Sosial (Medsos)," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Muna, Al Abzal Naim menerangkan, Bawaslu membuka ruang bagi semua pihak yang menemukan kejanggalan-kejanggalan dan pelanggaran di tahapan Pilkada. Tentunya, bila ada aduan, pihaknya langsung melakukan penelusuran.

"Bila ada aduan, kita pelajari. Kalau memenuhi syarat formil, kita proses dengan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait. Setelah itu, kita kaji untuk selanjutnya diputuskan," tandasnya. (B)

Reporter: Sunaryo