Dia menyebut, dalam aksi tanam pohon pisang dan kelapa di jalan rusak, setiap ada pengguna jalan yang melintas, secara suka rela mereka ikut terlibat menanam pohon meski hanya beberapa menit.

Baca Juga: Warga Buton Keluhkan Jalur Pengangkut Aspal yang Bahayakan Murid Sekolah

Hal serupa juga dikatakan Ketua LPM Kelurahan Bonegunu, Laode Amirudin. Kata dia, warga yang melakukan aksi tanam pohon pisang dan kelapa di jalan rusak tersebut sebagai bentuk protes dan kekesalan terhadap pemerintah. Menurut dia, sampai saat ini tidak ada perhatian pemerintah dengan jalan rusak tersebut.

"Dari mulai berdirinya Kabupaten Buton Utara ini, sudah belasan tahun (tak kunjung ada perbaikan jalan rusak)," keluhnya.

Sehingga dia berharap kepada pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan tersebut.