Menurut Tito, awalnya Kabupaten Pegunungan Bintang mau ikut bergabung menjadi daerah pemekaran Provinsi Papua Selatan.
"Pertimbangan wilayah Pegunungan Bintang memilih bergabung dengan aspirasi pemekaran Saireri karena dekat ke Jayapura," terangnya.
Sehingga dengan aturan baru, kata Tito, meskipun empat kabupaten wilayah Papua Selatan sudah bisa membentuk provinsi sendiri.
Terkait hal ini sesuai arahan Menkopolhukam Mahfud MD yang ikut juga berkunjung, pihaknya membahas dan mempersiapkan Peraturan Pemerintah dengan batas waktu hingga tanggal 19 Oktober 2021.
“Selanjutnya dibulatkan lagi dengan mendengar aspirasi masyarakat dari bawah,” ujarnya.
