Pria yang karib disapa Yayat itu menerangkan, jaringan pipa yang dibangun di pasar panjang itu merupakan usulanya dalam rangka mengantisipasi kesulitan air bersih. Nah, dengan telah rusaknya jaringan pipa-pipa itu menjad mubazir.
"Sudah setahun masyarakat menunggu untuk penyambungan. Dengan rusaknya itu, kami meminta maaf," ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo sangat menyayangkan hal tersebut. Seharusnya, sebelum melakukan pengerjaan drainase itu, Dinas PUPR terlebih dahulu berkoordinasi dengan PDAM.
"Ini kan lucu, proyek jaringan perpipaan dibangun oleh Dinas PUPR, kemudian dirusaki lagi. Ini bukti perencanaan tidak matang," katanya.
