Atas kerusakan jaringan pipa itu, Ketua DPC Demokrat Muna itu meminta Dinas PUPR harus bertanggungjawab. Ia tidak ingin jaringan perpipaan itu dibiarkan rusak begitu saja. Pasalnya, dana pembangunan jaringan perpipaan itu menggunakan pinjaman PEN yang setiap tahunnya menjadi beban Pemda membayar bunga dan pokok pinjaman.
"Kami minta PUPR segera lakukan perbaikan. Kasihan masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Muna, Mustajab sampai berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi. (B)
Penulis: Sunaryo
Editor: Kardin
