"Karena masih hari raya, proyek ini untuk sementara dihentikan. Belum tahu kapan akan dilanjutkan lagi," ucapnya, Minggu (7/5/2023) petang.
Menurutnya, jika proyek itu dikerjakan kembali. Maka jalan akan semakin rusak dan menjadi penyebab kemacetan. Karena seluruh jalan di jalur sebelah kanan digunakan atau digali dan ditanam pipa untuk limbah.
"Belum tahu saya proyek pipa itu untuk apa, yang jelas saya melihat pipa ditanam di jalur bagian sebelah kanan. Jadi, jalan itu dihancurkan dulu, baru digali dan ditanam pipa berukuran besar. Pokoknya, kalau proyek itu mulai berjalan, menjadi macet. Ini proyek nasional dari Kementerian BUMN," tuturnya.
Selain macet, masyarakat juga akan mendapatkan jalan becek jika turun hujan dan banyak debu jika cuaca sedang terik panas.
Baca Juga: Narapidana Sabam Manalu Daftar Calon DPD RI 2024-2029, KPU Sumatera Utara Angkat Bicara
