Misalnya, para ilmuwan telah berhasil membuat peta 3D otak tikus yang mendetail, mencakup 84.000 neuron, sebagai langkah menuju simulasi otak manusia penuh, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (18/10/2025). 

Di sisi lain, organoid intelligence otak mini yang ditumbuhkan dari sel punca manusia telah menunjukkan gelombang otak mirip bayi prematur dan berpotensi digunakan sebagai bioprocessor untuk komputer super.

"Ini bukan lagi fiksi ilmiah; kita sedang membangun otak buatan yang bisa belajar dan berpikir," kata seorang pakar AI dalam konferensi terbaru.

Kemajuan Teknologi yang Mengagumkan

HBP, yang didanai €1 miliar oleh Uni Eropa, telah membuka jalan bagi EBRAINS, infrastruktur riset otak digital yang terus berkembang.