Di AS, BRAIN Initiative fokus pada pemahaman otak untuk mengatasi penyakit seperti Alzheimer, dengan visi hingga 2025 yang menekankan integrasi AI.

Neuralink telah mengimplan chip otak pada pasien manusia, memungkinkan kontrol perangkat dengan pikiran, sementara proyek China Brain Project mengejar simulasi serupa.

Terobosan terbaru termasuk anak "AI-native" dengan antarmuka otak-komputer (BCI) sejak lahir, yang diklaim bisa membuka "super intelligence".

Namun, kemajuan ini tak lepas dari risiko. Para peneliti telah memetakan 92 persen impuls saraf dari umpan balik pasien, memicu spekulasi tentang pola "nonmanusia" yang muncul.

Di militer, tuduhan muncul bahwa chip nano-otak digunakan untuk kontrol sipil melalui gelombang radio, mengubah manusia menjadi "boneka digital".