BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Proyek pembangunan dua patung tokoh sejarah Buton, Lamaindo dan Syekh Abdul Wahid di Kabupaten Buton Selatan (Busel), mendapat sorotan dari wakil ketua satu DPRD Busel, Aliadi.
Ia menilai proyek tersebut telah mengkerdilkan kebesaran kedua sosok tokoh tersebut.
"Proyek ini tidak sesuai dengan ekspektasi kami di DPRD. Harusnya sebelum dibangun, desain dan perencanaannya harus melalui seminar ilmiah. Sehingga proyek tersebut didasari dengan naskah kajian ilmiah," ungkap Aliadi kepada Telisik.id belum lama ini.
Tak hanya itu, kata dia, letak patung yang berada di dekat laut juga tidak representatif. Pasalnya, ketika musim barat tiba, seluruh ornamen termasuk patung tersebut akan dihantam ombak.
Misalnya patung Raja Tua Batauga, Lamaindo yang terletak di pelataran taman terbuka Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga.
