"Ini sama saja mengkerdilkan sosok tokoh sejarah kita. Harusnya pembangunannya sesuai dengan filosofisnya," tambahnya.
Perlu diketahui, Lamaindo dikenal sebagai Bapak Kamboru-mboru Talupalena atau bapak tiga golongan bangsawan yang berhak menjadi Sultan di Kesultanan Buton. Salah satu turunannya yang paling terkenal adalah Sultan Dayanu Ikhsanuddin.
Baca Juga: Tersisa 6 Bulan Masa Jabatan, Wali Kota Kendari Rombak Kabinet
Dayanu Ikhsanuddin adalah Sultan keempat Buton. Dari dia, ajaran Murtabat Tujuh diterapkan sebagai dasar hukum Pemerintahan Buton.
"Kita mau tahu dari mana sosok wajah Lamaindo ini diambil. Karena setahu saya, sampai sekarang tidak ada gambaran wajah maupun wujud Bapak Komboru-mboru ini," tegas Ketua DPD Hanura Busel itu.
