BAUBAU, TELISIK.ID - Puluhan pemuda yang tergabung dalam, Lembaga Barisan Pemuda Bersatu Kepulauan Buton (Labrak Kepton) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Bandara Betoambari, Kota Baubau, Senin (24/1/2022).
Mereka memprotes proyek pembangunan perluasan bandara yang dinilai merugikan masyarakat. Pasalnya, akses jalan umum yang menghubungkan, Kelurahan Lipu dan Kelurahan Sulaa, kembali ditutup pemilik lahan lantaran uang ganti rugi belum bayarkan sepenuhnya.
Dalam pernyataan sikapnya, Korlap Aksi, La Zade, menuturkan beberapa poin tuntutan. Pertama, mendesak pemerintah untuk segera membuka akses jalan alternatif jalur pantai Lakeba yang saat ini telah ditutup akibat proyek pembangunan perluasan bandara seperti yang telah disepakati sebelumnya besama warga.
Kedua, meminta DPRD Baubau untuk menindak lanjuti proses pembebasan lahan masyarakat berkaitan dengan pembangunan perpanjangan Ranway bandara serta mendesak DPRD untuk segera menghentikan proyek tersebut.
"Juga meminta pemerintah Kota Baubau dan DPRD untuk meninjau kembali Perda RTRW Kota Baubau yang berkaitan dengan pembangunan bandara, apakah sudah sesuai dengan peruntukan ruangnya," tegasnya.
