Jawaban pihak bandara yang seolah menantang membuat perwakilan massa emosi. Salah satu perwakilan massa, Saleh Lapandewa, sontak berdiri dan mengajak Phl Kepala Bandara, La Rano, berduel. Beruntung, kejadian itu dapat dilerai oleh polisi yang sejak awal mengawal jalannya aksi.

Massa akhirnya membubarkan diri dan mengancam akan kembali mendatangi bandara bila tak ada kejelasan dari pihak bandara terkait proyek pembangunan tersebut.

"Kami tetap mendukung pembangunan daerah, namun jangan merugikan masyarakat. Kalau jalan umum sudah ditutup, masyarakat yang rugi," tutup Korlap aksi, La Zade. (A)

Reporter: Deni Djohan

Editor: Kardin