Ia juga menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui apakah akan ada mesin air pengganti atau tidak, pasalnya dalam RKB sudah difungsikan bahkan pihak dinas juga sudah datang dan melihat pengerjaannya.

Hal senada diungkapkan salah seorang guru di SDN 1 Simbalai, Zainul, pihak sekolah mengapresiasi langkah pemda dalam pembangunan di sekolah.

"Hanya kami sangat sayangkan pengerjaannya yang malah seperti ini," ujarnya.

Ia juga menjelaskan rehabilitasi toilet tidak terpakai karena tidak adanya septic tank atau pembuangannya.

"Kasian anak-anak kalau mau buang air pada saat jam sekolah harus pergi di kali belakang sekolah," tambahnya.