"Kami tidak pernah merasa tak berdaya, atau merasa kalah dengan cara apa pun. Kami selalu tahu masih ada peluang selama peluit akhir belum berbunyi," kata Doué.
Dari kubu Barcelona, penyerang Anthony Gordon mengakui keunggulan tuan rumah meski menilai timnya tetap bisa memetik sisi positif dari pertandingan tersebut. Ia menyebut Paris Saint-Germain mampu mempertahankan tekanan dan intensitas lebih lama dibanding Barcelona. Gordon juga menilai timnya masih memiliki banyak pekerjaan untuk mengejar level sang juara bertahan.
"Mereka pantas mendapatkannya. Mereka adalah tim yang lebih baik dan memiliki momen-momen yang lebih baik dengan kualitas nyata," kata Gordon.
Barcelona kini harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya, yakni El Clásico melawan Real Madrid pada akhir pekan ini. Kekalahan di Paris menjadi pengingat bahwa rekor kemenangan beruntun tidak menjamin hasil di panggung terbesar Eropa. Sementara itu, Paris Saint-Germain melangkah ke laga-laga berikutnya dengan modal tiga kemenangan beruntun dan keyakinan yang kian menguat dalam upaya mempertahankan gelar.
