Gol balasan itu mengakhiri harapan PSS meraih kemenangan kandang yang sudah lama dinanti. PSS sempat melakukan dua pergantian pada menit ke-58 dengan memasukkan Cleberson dan Frédéric Injai, tetapi keunggulan tidak bertahan. Jajang menerima kartu kuning pada menit ke-69 dan Moussa Sidibe menyusul pada menit ke-85, sebelum peluit akhir berbunyi pada menit ke-90+8.

PSS Lima Laga Tanpa Kemenangan

Hasil imbang ini memperpanjang paceklik kemenangan PSS di liga menjadi lima pertandingan. Kemenangan terakhir Super Elang Jawa terjadi saat mengalahkan PSM Makassar 3-0 di Maguwoharjo pada 11 Oktober 2026. Setelah itu, PSS bermain imbang 2-2 dengan Persebaya, lalu kalah dari Persik Kediri, Borneo FC, dan Garudayaksa FC.

PSS memang sempat menang 6-0 atas PSGC Ciamis di League Cup pada 4 November 2026, tetapi kemenangan itu tidak berlanjut ke kompetisi liga. Pelatih Pieter Huistra sebelumnya menyebut timnya sudah melakukan rotasi pada laga tersebut agar para pemain tetap segar menghadapi Bhayangkara.

"Pada pertandingan terakhir di I.League Cup, kami melakukan rotasi, sehingga sekarang ada banyak pemain yang segar dan siap diturunkan," kata Pieter Huistra dalam konferensi pers, Sabtu (7/11/2026).

Rapuhnya lini belakang tetap menjadi pekerjaan rumah bagi PSS. Sebelum laga ini, tim asuhan Huistra sudah kebobolan 16 gol dalam delapan pertandingan dan baru sekali mencatatkan nirbobol, yakni saat menang 3-0 atas PSM. Tambahan satu gol dari Bhayangkara membuat gawang PSS kini kebobolan 17 kali dalam sembilan laga.