JAKARTA, TELISIK.ID - Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) mendeklarasikan Satuan Tugas (Satgas) Restorasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak sekaligus mendesak pemerintah mengevaluasi penanganan kebakaran secara menyeluruh.

Deklarasi tersebut menjadi bentuk konsolidasi kader dan relawan untuk terlibat dalam pemulihan lingkungan, pencegahan kebakaran berulang, serta pengawasan kebijakan penanganan karhutla.

PP KMHDI menilai karhutla tidak boleh terus diperlakukan sebagai persoalan musiman yang dianggap selesai ketika hujan turun.

Evaluasi, menurut organisasi tersebut, perlu mencakup pencegahan, pemadaman, perlindungan kesehatan masyarakat, penegakan hukum, hingga pemulihan ekosistem.

Desakan itu disampaikan di tengah kebakaran yang masih berdampak pada sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatra.