Pada Oktober 2026, enam provinsi menjadi prioritas penanganan karhutla di lahan gambut, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Jambi, dan Riau.

Di Kalimantan Tengah, kebakaran di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan, turut menjadi perhatian. Dalam pembaruan situasi pada 12 Oktober, pemerintah melaporkan sekitar 513,89 hektare terbakar di kawasan tersebut dan 639,23 hektare masih dalam proses pemadaman di enam provinsi prioritas.

Angka tersebut menggambarkan situasi penanganan pada saat itu, bukan total luas kebakaran nasional sepanjang 2026.

Selain kondisi di lapangan, PP KMHDI menyoroti perbedaan data luas kebakaran yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.

Reuters pada 15 Oktober melaporkan data resmi luas lahan terbakar yang tersedia saat itu mencapai sekitar 202.000 hektare hingga Juli 2026.