PP KMHDI menilai kondisi tersebut memperkuat pentingnya perlindungan kesehatan masyarakat dan pencegahan kerusakan lingkungan sebagai bagian utama kebijakan penanganan karhutla.

Di sisi lain, organisasi tersebut mengakui pemerintah telah mengerahkan personel, pesawat, operasi pemadaman, dan dukungan penanganan lainnya.

Reuters melaporkan pengerahan lebih dari 60.000 personel serta sekitar 50 pesawat untuk mendukung pemadaman dan operasi modifikasi cuaca.

Namun, PP KMHDI menilai keberhasilan penanganan tidak cukup diukur dari jumlah personel dan peralatan yang dikerahkan. Pemerintah juga diminta menjelaskan efektivitas pengendalian kebakaran, kecepatan perlindungan terhadap masyarakat, penggunaan anggaran, serta langkah pencegahan sebelum api meluas.

Selain evaluasi teknis, PP KMHDI mendesak pemerintah menjelaskan secara terbuka dasar penilaian status dan tingkat bencana karhutla.