Tempat yang sama, Hendry Drajat, Manager Strategic Communication PT GKP, meyakinkan bahwa pemberdayaan yang menjangkau akar rumput hingga peran perempuan melalui inisiatif Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT GKP telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp 8,6 miliar hingga akhir tahun 2024 lalu.

Program ini mencakup enam sektor utama, yakni infrastruktur, sosial budaya, kesehatan, pendidikan, kemandirian ekonomi, dan lingkungan.

"Misalnya, program Desa Terang di awal kami hadir di Wawonii, lalu program pendidikan seperti GKP Mengajar, program pelatihan operator alat berat, perbaikan fasilitas umum dan sekolah, serta pemeriksaan kesehatan gratis," ujarnya.

Selain itu pihaknya telah melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk bayi dan balita, normalisasi sungai, penanaman pohon rutin, serta berbagai dukungan pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

PT GKP juga membuka pintu kesempatan pada perekonomian lokal untuk berkembang luas. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi fokus utama pengelolaan melalui kolaborasi dan inovasi, khususnya pada keterlibatan sentral para perempuan.