“Kami memprioritaskan tanaman lokal agar pemulihan berjalan lebih alami dan ekosistem cepat kembali seperti kondisi asalnya,” jelas Superintendent Environment & Forestry PT GKP, Badrus Saleh.
Selain penanaman kembali, PT GKP juga melakukan penataan lahan menggunakan alat berat sebagai tahap awal reklamasi. Penataan ini bertujuan untuk mengembalikan kontur tanah agar stabil dan aman.
Baca Juga: PT GKP Tegaskan Komitmen Kelola Lingkungan Berkesinambungan di Pulau Wawonii
Proses tersebut mencakup:
• Grading
