Karyawan yang menjadi tulang punggung keluarganya ini sangat kecewa, terutama karena pemecatannya terjadi menjelang Lebaran, saat ia membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Baca Juga: Antrean Pemudik Roda Empat Penuhi Pelabuhan Tobaku Kolaka Utara
"Saya harus menanggung banyak biaya, apalagi setiap hari saya harus menempuh jarak 25 km untuk bekerja," ujarnya dengan sedih.
Ferdin berencana melaporkan kasus yang dialaminya ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Konawe hingga gajinya dibayarkan.
Saat dikonfirmasi terkait alasan PHK dan gaji yang belum dibayar, staf HRD PT NSS, Ririn, berkilah tak tahu pasti nama karyawan yang terkena PHK.
