Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan memberikan pendampingan kepada para pengrajin, termasuk menyiapkan regenerasi agar keterampilan menganyam tetap terjaga dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Head of External Relation Sorowako and Outer Area PT Vale, Yusri Yunus, mengatakan perusahaan memberikan perhatian terhadap keberlangsungan tradisi anyaman teduhu dengan membina generasi muda berusia 16 hingga 23 tahun untuk melanjutkan keahlian para pengrajin senior.

"Prinsip kami adalah tumbuh bersama masyarakat. Kami ingin memastikan produk lokal seperti teduhu memiliki daya saing tinggi dan tradisinya tetap lestari," kata Yusri Yunus.

Baca Juga: PT Vale Edukasi Siswa SMA Praktik Green Mining Lewat Nursery Tanggetada di Kolaka

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan PT Vale tidak hanya berfokus pada keterampilan menganyam, tetapi juga mencakup penguatan aspek usaha dan pemasaran.