Tanaman-tanaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan sehari-hari, seperti sakit kepala, asam urat, hingga kolesterol tinggi.

Kegiatan dirancang dengan metode partisipatif sehingga peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik budidaya dan pengolahan tanaman herbal.

Materi yang diberikan mencakup budidaya tanaman obat secara organik, pengenalan berbagai jenis tanaman obat yang memiliki manfaat kesehatan, serta teknik pemanfaatan dan formulasi produk herbal yang aman dan bermanfaat.

Baca Juga: Peternak Desa Kulati Wakatobi Swadaya Perbaiki Jalan Menuju Pantai Huntete

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi tanaman obat lokal sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga. Di sisi lain, keterampilan yang diperoleh juga dapat menjadi modal bagi warga untuk mengembangkan usaha berbasis produk herbal.