Camat Tanggetada, Muslyadin, mengapresiasi keterlibatan perusahaan dalam mendorong partisipasi warga menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan penting untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Selama sesi edukasi, peserta terlihat aktif berdiskusi dan mengikuti penjelasan teknis.
Materi yang disampaikan menekankan bahwa sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi jika dikelola secara kreatif.
Perwakilan Departemen External Relations IGP Pomalaa, Charles Christian, selaku Senior Coordinator Community Development, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional.
