Baca Juga: Ratusan Siswa Berbakat SD dan SMP Baubau Bakal Berlaga di Pra-OSN 2026

Dalam langkah strategis, pada 23 April 2026 PT Vale menandatangani fasilitas pinjaman terkait keberlanjutan atau Sustainability-Linked Loan senilai AS$750 juta.  

Skema pembiayaan ini menjadi yang pertama di sektor pertambangan Asia Tenggara, sekaligus mencerminkan integrasi aspek keberlanjutan dalam strategi keuangan perusahaan.

Direktur Utama PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut diraih di tengah berbagai tantangan operasional yang dihadapi perusahaan.  

"Terlepas dari tantangan dan ketidakpastian operasional, kami tetap mampu mempertahankan margin positif dan disiplin keuangan. Peluncuran penjualan bijih limonit dari Pomalaa menjadi langkah penting dalam memperkuat diversifikasi pendapatan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).