"Kondisi keuangan PTPN II saat itu kurang baik dan sekarang sudah mulai membaik dan sesuai dengan amanah pemerintah untuk diusahai. Makanya lahan itu kami bersihkan dan akan diusahai, kepada masyarakat, kami mengajak agar mau menerima tali asih yang telah kami siapkan," ungkapnya.

Sedangkan adanya tudingan secara paksa mengambil alih lahan, Rahmat mengaku, mereka sudah bersosialisasi dengan masyarakat agar segera mengosongkan lahan. Bahkan, tim juga sudah mengajak masyarakat berdiskusi.

"Bulan Mei 2021 kemarin, kami sudah berikan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, masyarakat tidak mengindahkannya. Makanya saat inilah kami lakukan pembersihan lahan," terangnya. (A)

Reporter: Reza Fahlefy

Editor: Kardin