Perlahan namun pasti, Arsenal dengan juru taktik Mikel Arteta, berhasil menembus posisi di empat besar, bahkan Arsenal berpeluang menyodok tiga besar dengan tabungan tiga laganya andai mampu memenangkannya. Cerita peluang kesuksesan Arsenal ini, menariknya mungkinkah ini terjadi oleh Puan Maharani.
Elektabilitas Puan Maharani dalam Berbagai Survei
Ketika Puan Maharani sedang berjuang menaikkan elektabilitas dirinya. Seorang Ketua DPD PDI Perjuangan menyatakan dalam bentuk analogi dengan iklan produk teh botol sosro. Analogi itu adalah “Siapapun capresnya, cawapresnya adalah Puan Maharani.” Analogi ini seperti mendorong Puan Maharani untuk lebih berada pada Liga 2 saja, sebagai calon wakil presiden.
Puan Maharani dalam berbagai survei elektabilitas capres menempati posisi buncit, seperti hasil survei kolaborasi antara lembaga survei Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) terkait pendapat key opinion leader, berikutnya dalam survei Litbang Kompas, maupun hasil survei dari Lembaga Survei Nasional (LSN), (detik.com, 07 Maret 2022).
Upaya kerja kerasnya, seperti dengan melakukan respons cepat mewakili aspirasi dan tuntutan masyarakat dengan pendapat dirinya sebagai Ketua DPR, layaknya sebagai oposisi pemerintah, juga tak berhasil mendongkrak elektabilitasnya.
