“Ramadan itu adalah waktu untuk konsentrasi bagi umat Islam. Jadi, mari bersama-sama fokus meningkatkan kualitas ibadah,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Ramadan merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, Nasaruddin mengajak masyarakat untuk menghormati keberagaman selama Ramadan.

“Bagi yang non-Muslim, mari kita saling menghargai. Ramadan kali ini, kita berobsesi untuk menciptakan Ramadhan yang berkualitas, dimulai dari anak-anak hingga dewasa,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai agama selama Ramadan, khususnya bagi siswa di madrasah dan pesantren.

“Kami berharap anak-anak di madrasah dan pesantren dapat lebih berkonsentrasi, misalnya dalam mengaji, menghafal Quran, dan mengamalkan amalan sosial. Tidak hanya teori di sekolah, tapi juga praktik nyata,” jelasnya.