JAKARTA, TELISIK.ID - Bulan Muharram, sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, kembali menyapa umat Islam dengan keistimewaannya.

Selain dikenal sebagai salah satu dari empat bulan haram (mulia), Muharram juga menjadi momentum istimewa untuk memperbanyak puasa sunnah, terutama puasa pada hari Asyura (10 Muharram) dan Tasu'a (9 Muharram).

Menurut hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam."

Hadits ini menegaskan bahwa puasa di bulan Muharram memiliki kedudukan tertinggi di antara puasa sunnah lainnya sepanjang tahun, dilansir dari rumaysho.com, Jumat (20/6/2026).