Dalam kajian kesehatan, masa pubertas hanya terjadi sekali, yakni pada masa kanak-kanak menuju remaja akibat perubahan hormon reproduksi. Pubertas umumnya berlangsung pada usia 8 hingga 14 tahun dan ditandai dengan perkembangan organ seksual, perubahan suara, pertumbuhan rambut tubuh, serta perubahan siklus menstruasi pada perempuan.
Baca Juga: Ini Bahan Alami Andalan untuk Kulit Sehat dan Bebas Masalah
Puber Kedua dalam Tinjauan Medis
Melansir Alodokter, Jumat (30/1/2026) dalam dunia medis, perubahan yang dialami orang berusia 40 tahun ke atas lebih tepat disebut sebagai krisis paruh baya atau midlife crisis. Kondisi ini lazim terjadi pada rentang usia 40 hingga 65 tahun dan berkaitan erat dengan faktor psikologis, sosial, serta perubahan hormonal, bukan proses pubertas baru.
Midlife crisis sering muncul ketika seseorang mulai menyadari keterbatasan waktu, perubahan peran sosial, serta pergeseran tujuan hidup. Kesadaran akan bertambahnya usia dan mendekatnya fase lanjut sering memicu refleksi mendalam terhadap pencapaian, relasi, dan arah hidup yang telah ditempuh selama bertahun-tahun.
