BAUBAU, TELISIK.ID - Dalam dunia kuliner, keunikan dan keanekaragaman selalu menjadi daya tarik yang tak terelakkan. Kali ini, sebuah kuliner khas dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Pucu, kuliner yang satu ini berhasil menarik perhatian pecinta makanan dengan teksturnya yang kenyal dan lezat. Pucu adalah jenis kuliner tradisional khas masyarakat Buton dengan bahan dasar kaopi (sejenis olahan singkong).

Nenek Minu, seorang pembuat sekaligus pedagang pucu keliling menjelaskan tentang proses pembuatan pucu yang terbilang cukup mudah dan sederhana, hanya dengan menyediakan kaopi, kelapa, garam dan bawang merah. Kemudian diolah hingga menghasilkan tekstur kenyal yang menjadi ciri khas pucu.

“Kalau sudah siap bahannya semua, cetak dan kukus, tunggu beberapa menit kemudian angkat dan campurkan di adonan kelapa yang sudah dibaluri garam dan bawang merah,” ucap Nenek Minu, Rabu (12/7/2023).

Kaopi, sebagai bahan dasar pembuatan pucu, dapat ditemukan di beberapa pasar tradisional di Kota Baubau. Namun, untuk menghasilkan kualitas dan rasa kenyal dari pucu, kaopi yang akan digunakan terlebih dahulu harus diayak dan dijemur di bawah sinar matahari.