Berawal saat Hamkah ditawarkan oleh marketing Bank Mandiri Taspen bernama Marlin untuk mengajukan kredit dengan jaminan foto copy SK gaji, pada tahun 2020 lalu.

Kemudian Hamkah menerima tawaran kredit dengan jumlah nominal Rp 207 juta sesuai platform yang disepakati di kontrak perjanjian. Namun menjadi keanehan, nasabah hanya menerima kredit senilai Rp 52 juta dari jumlah kredit yang diusulkan.

“Tadi saya dipanggil pihak bank untuk mencari solusi dari rekening saya yang diblokir, saya kurang tau kenapa bisa diblokir padahal diperjanjian kontrak tidak dijelaskan. tapi rekening saya diblokir," kata Hamkah, Selasa (17/1/2023).

Hamkah juga menambahkan, rata-rata rekening nasabah yang diblokir diduga meliputi berbagai unsur masyarakat, khususnya ASN.

"Sekitar 58 ASN sebagai nasabah. Rekeningnya diblokir, ada dari Muna Barat, Kendari, Kabupaten Konawe Selatan paling banyak," bebernya.