KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Puluhan hektare lahan pertanian dan perkebunan milik warga Desa Mosiku dan Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara tercemar lumpur diduga akibat pertambangan.
Bupati DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kolaka Utara, Samsir mengungkapkan, puluhan hektar lahan pertanian dan perkebunan di dua desa tersebut tercemar lumpur akibat aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Kasmar Tiar Raya.
"Saya tidak tahu pasti luas kawasan pertanian dan perkebunan yang tercemar lumpur tambang. Jelasnya puluhan hektare," terangnya, Kamis (12/1/2023).
Baca Juga: Kapolda Sulawesi Tenggara Kukuhkan Polres Kolaka Timur
Lebih lanjut Samsir mengatakan, saat ini masyarakat setempat yang lahannya terdampak luapan lumpur tambang tidak dapat lagi melakukan aktivitas pertanian.
