KENDARI, TELISIK. ID - Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Kendari mencatat sejak awal pandemi COVID-19 bulan April hingga Desember ini puluhan hotel, restoran, rumah makan dan warung tutup.

Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita  mengungkapkan, sebanyak 5 hotel, 11 restoran, 8 rumah makan dan 27 warung  masih belum beroperasi kembali (tutup permanen) setelah mengaku kekurangan omzet akibat pandemi COVID-19.

"Ini membuktikan bahwa COVID-19 sangat berdampak pada sektor ekonomi, disebabkan juga karena menurunnya omzet yang diterima pelaku usaha sehingga pada akhirnya merugikan, dan berfikir menutup saja," jelasnya, Rabu (23/12/2020).

Akibat penutupan sejumlah usaha tersebut, menyebabkan pendapatan Bapenda Kota Kendari ikut berkurang. Pendapatan dari sektor hotel sangat terasa, apalagi usaha ini baru mulai bergeliat kembali setelah adanya kebijakan adaptasi kebiasaan baru, dan mulai memberikan dampak pendapatan pada dua bulan terakhir.

Sehingga pendapatan sektor hotel hanya berada di kisaran Rp 10 miliar lebih rendah dari tahun lalu yang berada pada angka Rp 12 miliar. Tentang tunggakan pembayaran pajak hampir semua hotel telah melunasi tunggakan itu.