"Untuk yang tertua itu keris Luk 7. Pusaka ini ditemukan di Kabupaten Selayar," imbuhnya.
Baca Juga: 63 Randis di Muna Barat Masih Disembunyi, Pj Bupati Murka
Lebih lanjut, ia menjelaskan, tujuan mereka membuka stand hanya untuk mengedukasi masyarakat khususnya anak muda agar tidak menyalahartikan fungsi dan tujuan keris atau benda pusaka lainnya.
"Kita memakai keris bukan untuk gaya atau jago-jagoan, tapi di balik keris itu terdapat seni yang mengandung makna atau filosofis," jelasnya.
Menurut Andi Junadis, salah satu pemilik galeri Tana Doang, keris pusaka yang dipajang merupakan pemberian keluarga dan ada juga hasil galian (temuan) kemudian dibersihkan.
