KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Puluhan masyarakat pemilik lahan dan mahasiswa menduduki serta menahan proses muat tongkang sandar di Jety (tempat bongkar muat ore nikel) milik perusahaan pertambangan PT Fatawa Bumi Sejahtera (PT FBS) di Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara.
Akibatnya, aktivitas pemuatan ore nikel perusahaan tambang tersebut dari stock file Jety lumpuh total. Gabungan aliansi masyarakat Desa Pitulua, mahasiswa dan pemilik lahan, menduduki Jety PT FBS sejak Sabtu (28/10/2023) hingga hari ini.
Kanna, salah satu warga yang tergabung dalam aliansi ini menuturkan, blokade ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada manajemen PT FBS yang hingga saat ini belum membayar lahan warga tempat perusahaan tersebut mengeruk ore nikel.
Baca Juga: Ini Pesan Pj Bupati di Musyawarah APDESI Cabang Kolaka Utara ke-3
"Kami menunggu itikad baik pihak perusahaan untuk membayar lahan kami yang telah dikeruk pembuatan Jetynya," ujarnya, Senin (30/10/2023).
